Mengenal Impotensi Seksual Kupas Tuntas Di Sini

Mengenal Impotensi Seksual Kupas Tuntas Di Sini

Apakah Anda cukup mengenal impotensi dan sudah sangat familiar dengan permasalahan pria ini? Ya, tentunya istilah impotensi seksual tidak asing terdengar di telinga Anda. Banyak yang beranggapan bahwa pria impoten adalah pria yang tidak jantan sama sekali. Bagaimana pun juga, ini menjadi momok tersendiri. Mengapa ada istilah yang demikian? Dan apakah impotensi seksual ini bisa disembuhkan? Berikut ini adalah pemaparan singkat mengenai masalah impotensi seksual.

Impotensi seksual atau dikenal juga sebagai masalah disfungsi ereksi merupakan kondisi dimana seorang pria kesulitan atau gagal untuk memulai ereksi pada penis. Disfungsi ereksi ini juga tidak hanya mencakup masalah pada saat akan memulai ereksi, tetapi juga kemampuan penis pada saat ereksi. Manakala penis seorang pria tidak mampu mempertahankan kemampuan ereksinya, bisa saja ia mengalami disfungsi ereksi. Tak heran bila impotensi sering dikaitkan dengan ejakulasi dini, padahal keduanya adalah dua kasus yang berbeda.

Ejakulasi dini lebih mengacu pada kecepatan durasi pria pada saat awal ereksi hingga mencapai ejakulasi (orgasme). Pria dengan ejakulasi dini mampu untuk ereksi tetapi durasi penis selama ereksi hingga ejakulasi berlangsung dengan lebih cepat. Berbeda dengan hal tersebut, impotensi lebih pada kemampuan penis dalam mempertahankan ereksinya. Setidaknya dari sini ada perbedaan mendasar mengenai masalah ejakulasi dini dengan impotensi seksual. Keduanya merupakan dua hal yang sangat berbeda.

Penyebab Utama Impotensi

Impotensi seksual disebabkan oleh banyak hal. Penyebab utama dari disfungsi ereksi ini mencakup seperti gangguan psikologis, gangguan fisik atau pun gaya hidup seseorang. Penyebab dari disfungsi ereksi ini tentu saja bisa dikaji bila seseorang mengalami permasalahan tersebut. Ini akan berguna sebagai langkah untuk menangani impotensi seksual. Berbagai macam penyebab dari impotensi tersebut memang termasuk mudah untuk diidentifikasi.

Gangguan Psikologi

Sebagai contoh, seseorang yang mengalami gangguan psikologis bisa mengalami impotensi seksual. Stress berkepanjangan bisa saja memicu terjadinya depresi. Depresi akan menghasilkan respon yang kurang baik bagi tubuh. Peningkatan hormon kortisol bisa saja menghambat hormon lain untuk bekerja. Ini akan berakibat pada turunnya libido seseorang. Turunnya hasrat seksual ini bila dibiarkan saja lama kelamaan akan menyebabkan disfungsi ereksi.

Stimulasi biasa untuk seseorang yang mengalami gangguan psikis biasanya tidak cukup mengatasi masalah impotensi seksual ini. Dukungan lebih banyak mungkin diperlukan supaya masalah impotensi seksual ini bisa tertangani dengan baik. Oleh karenanya, komunikasi bersama dengan pasangan adalah salah satu contoh yang paling tepat yang bisa dilakukan supaya bisa mengatasi gangguan psikologis yang bisa menyebabkan masalah disfungsi ereksi ini.

Gangguan Fisik

Selain gangguan psikologis, gangguan fisik berupa masalah penyakit atau pun cidera akibat kecelakaan tertentu bisa menjadi salah satu penyebab dari disfungsi ereksi. Biasanya untuk menanganinya akan diperlukan penanganan terlebih dahulu terhadap penyakit atau cidera yang menjadi sumber dari masalah disfungsi ereksi. Disfungsi ereksi ini bisa saja menjadi dampak atau efek dari penyakit lain yang dialami oleh seseorang.

Setelah Anda mengenal impotensi secara umum, maka Anda juga perlu tahu bahwa impotensi ini sebenarnya bisa dicegah atau dihindari. Impotensi seksual juga permasalahan yang bisa ditangani bila mendapatkan terapi yang tepat. Meski demikian, secara normal impotensi seksual akan terjadi seiring dengan perkembangan usia. Pada usia lanjut, masalah disfungsi ereksi ini akan tetap terjadi dan penanganannya mungkin sudah tidak perlu dilakukan karena secara biologis memang sudah waktunya organ untuk beristirahat.

Kurang Olahraga

Untuk menghindari terjadinya impotensi seksual pada usia yang lebih dini, maka ada baiknya Anda menerapkan gaya hidup yang lebih sehat. Berolahraga secara rutin dan teratur akan sangat membantu untuk memelihara kesehatan reproduksi Anda. Anda juga bisa menggunakan beberapa teknik latihan untuk jantung yang sederhana supaya bisa terhindar dari masalah disfungsi ereksi. Sebagai contoh, lari-lari pagi atau pun bersepeda bisa menjadi aktivitas tambahan yang menyenangkan untuk dilakukan. Dua puluh atau tiga puluh menit sudah cukup sebagai waktu untuk berolahraga setiap harinya.

Atur Pola Makan

Olahraga harus diimbangi dengan pola makan yang bagus. Pola makan ini mencakup jenis makanan yang dikonsumsi berikut dengan keteraturan waktu-waktu untuk makan. Dengan pola makan yang bagus, maka Anda bisa dengan mudah menghindari terjadinya masalah impotensi seksual. Tahukah Anda bila obesitas adalah salah satu faktor penyebab terjadinya disfungsi ereksi? Sebaiknya Anda mulai menjaga berat badan dari sekarang supaya masalah disfungsi ereksi ini tidak terjadi di usia yang lebih dini (sebelum lanjut usia).

Menghindari impotensi seksual memang menjadi hal yang cukup penting untuk dilakukan. Hal ini bukan tanpa alasan karena bagaimana pun juga bila seseorang mengalami disfungsi ereksi bisa saja mengganggu keharmonisan hubungan bersama dengan pasangan. Bila Anda bertanya apakah disfungsi ereksi bisa disembuhkan atau tidak, maka jawabannya adalah bisa, bila Anda belum berada pada usia lanjut. Kembali lagi, faktor kesembuhan tersebut juga tergantung pada penyebab dari masalah impotensi seksual yang terjadi.

Bila impotensi disebabkan oleh gangguan psikologis, maka perbaikan psikis bagi pria impoten akan menjadi salah satu terapi yang tepat untuk mengatasi hal ini. Hindari untuk terlalu stress dan memikirkan sesuatu berlebihan. Pasangan juga ada baiknya lebih banyak memberikan perhatian dan dukungan supaya masalah berupa gangguan psikologis ini bisa tertangani dengan baik. Penjelasan tentang gangguan psikologis yang berhubungan dengan masalah impotensi ini sudah sekilas dipaparkan pada paragraf di atas.

Kecelakaan yang mengakibatkan cidera juga menjadi salah satu penyebab terjadinya disfungsi ereksi. Ini masuk pada penyebab gangguan fisik. Oleh karena itu, pemeriksaan lebih lanjut sebaiknya dilakukan supaya Anda bisa mendapatkan penanganan yang baik. Kerusakan saraf biasanya juga akan berpengaruh akan terjadinya disfungsi ereksi ini. Dengan memeriksakan diri ke dokter, Anda akan mendapatkan penanganan lebih cepat supaya masalah impotensi bisa terselesaikan dengan baik.

Terapi tambahan dengan mengkonsumsi obat untuk mengatasi disfungsi ereksi memang bisa dilakukan. Tetapi sekali lagi Anda harus menggunakan produk terpercaya dan telah teruji khasiatnya. Beberapa jenis obat yang mengandung streroid ada baiknya dihindari. Pajanan terhadap steroid juga memungkinkan seseorang mengalami disfungsi ereksi. Steroid akan mempengaruhi kadar testosteron dalam tubuh. Hormon testosteron padahal termasuk penting dalam kesehatan reproduksi pria.

Anda bisa mencoba salah satu obat/supplemet terpercaya berikut ini :

Dengan menerapkan pola hidup yang lebih sehat tersebut, Anda bisa dengan lebih mudah terhindar dari permasalahan impotensi seksual. Setidaknya dengan demikian kemampuan Anda sebagai pria tidak diragukan lagi. Apabila seseorang mengalami impotensi, maka sebaiknya segera melakukan pemeriksaan supaya bisa ditangani dengan lebih cepat. Penanganan yang cepat tentunya akan menghasilkan hasil yang lebih cepat dan lebih baik.

Itulah sekilas pemaparan mengenai apa itu impotensi seksual. Anda bisa menggali lebih banyak informasi seputar impotensi seksual supaya bisa paham untuk mengatasi dan menghindari masalah tersebut. Jangan ragu untuk berbagi pengalaman mengenai masalah impotensi seksual atau disfungsi ereksi. Dengan mengenal impotensi seksual, maka Anda bisa lebih tahu tentang cara menghindari dan mengatasinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *