Gejala Impotensi dan Ejakulasi Dini – Pria Wajib Tau

Impotensi atau lemah syahwat merupakan salah satu penyakit yang paling banyak ditakuti oleh para pria dewasa. Apabila seorang pria mengalami kondisi impotensi, maka sudah bisa pasti ia tidak lagi dapat memberikan kepuasan kepada pasangannya. Oleh karena itu, pencegahan terhadap penyakit ini sangatlah diperlukan dengan menekuni pola hidup sehat dan juga memperoleh informasi lebih banyak mengenai gejala-gejala yang menyebabkannya.

Gejala Impotensi dan Ejakulasi Dini

Impotensi adalah sebuah kondisi dimana seorang pria dewasa tidak dapat mempertahankan organ vital atau penis saat ereksi dalam jangka waktu tertentu. Hal ini disebabkan oleh tidak tercukupinya aliran darah yang mengalir ke penis saat sedang berhubungan seksual. Banyak hal yang mengakibatkan tidak tercapainya ereksi sempurna saat berhubungan oleh pria dewasa termasuk penyakit-penyakit seperti jantung, diabetes, ginjal dan yang lainnya.

Pola hidup tidak sehat seperti mengkonsumsi minuman beralkohol dan juga merokok dalam jumlah yang banyak akan dapat membuat pria menderita impotensi dini. Selain itu penggunaan obat-obat kuat berbahan kimiawi dalam jangka waktu yang lama dapat meningkatkan resiko terkena impotensi lebih cepat. Berikut gejal-gejala yang dapat mengindikasikan terjadinya impotensi pada pria dewasa :

  1. Sulitnya penis mencapai ereksi pada saat berhubungan seksual dengan pasangannya. Jika hubungan intim yang dilakukan pasangan pria dan wanita namun tidak dapat tercapai kepuasan, maka hal ini wajib untuk dikonsultasikan kepada ahlinya.
  1. Penis tidak dapat bertahan lama saat ereksi sedang terjadi. Apabila seorang pria tidak dapat mempertahankan ejakulasi selama 2 menit, maka bisa diindikasikan terkena penyakit impotensi. Untuk itu perlu diperhatikan dan segera menghubungi dokter untuk berkonsultasi tentang permasalahan tersebut.
  1. Penurunan gairah seksual akibat tidak dapat mempertahankan posisi ereksi pada saat berhubungan. Sehingga gairah untuk melakukan hubungan seksual dengan pasangan menjadi menurun.
  1. Terjadi ereksi terlalu cepat. Dalam beberapa kondisi, ereksi yang terlalu cepat terjadi akan memberikan dampak positif, dimana pria dapat segera memberikan kepuasan kepada pasangannya. Namun perlu untuk diwaspadai bahwa kondisi ereksi yang terlalu cepat dapat memberikan dampak buruk terhadap gairah seksual. Hal tersebut dapat memicu terjadinya impotensi atau ejakulasi dini.
  1. Penis hanya bisa melakukan beberapa gerakan saja saat berada di dalam vagina. Sehingga tidak dapat memberikan kepuasan kepada si wanitanya saat sedang berhubungan. Seperti yang telah banyak diketahui bahwa seorang wanita membutuhkan waktu yang lebih lama untuk orgasme. Maka sangat penting bagi para pria agar bisa menjaga posisi penisnya.

Meskipun terdapat beberpa gejala-gejala yang dimungkinkan menjadi faktor penyebab gangguan ejakulasi dini atau impotensi pada pria dewasa. Namun tidak semua gejala tersebut berlaku untuk keseluruhan pria, karena masing-masing pria memilki riwayat kesehatan yang berbeda-beda. Untuk itu kenali lebih lanjut tentang masalah kesehatan organ vital masing-masing.

Banyaknya kasus impotensi dan ejakulasi dini yang terjadi pada pria, ternyata tidak membuat mereka menjadi lebih waspada. Kebanyakan pria merasa belum cukup nyaman untuk mengkonsultasikan permasalahan seksual mereka kepada para ahli.

Padahal semakin cepat mengetahui gejala impotensi, maka Anda akan bisa ditangani lebih cepat. Seperti misalnya pemberian obat-obatan herbal, melakukan olah raga untuk menjaga stamina dan tentunya menghindari alkohol dan juga rokok. Sehingga para pria akan dapat memberikan kepuasan kepada pasangannya masing-masing saat berhubungan seksual. Dan juga setiap pasangan akan dapat terus bersama dalam keharmonisan yang tercipta dari kehidupan seksual yang sehat pula.

Mencegah akan selamanya lebih baik daripada mengobati, jangan pernah membiarkan permasalahan seksual secara berlarut-larut karena jika semua sudah serba terlanjur maka akan sangat sulit mengobatinya, terutama buat para pria yang usianya lebih dari 40 tahun keatas.

Deteksi dini akan sangat membantu mengatasi perihal masalah seksual Anda, konsultasikan pada kami jika Anda merasa malu ataupun tabu mengkonsultasikan permasalahn seksual Anda pada ahlinya, kami akan mencoba membantu mencarikan solusi terbaik untuk kondisi permasalahan seksual Anda.

Jika Anda merasakan gejala-gejala Impotensi , Anda bisa mencari salah satu alternatif untuk mendongkrak ereksi Anda dengan “ERICFIL Kuda Biru“. Namun bagi Anda yang mengalami Ejakulasi Dini (ED) Anda bisa mencoba salah satu obat herbal oles tahan lama yang direkomendasikan oleh Boyke Dian Nugraha yaitu Foredi Gel.

Terima kasih semoga referensi ini dapat membantu dan bermanfaat bagi Anda semua.

Tanda dan Gejala Impotensi

Tanda dan Gejala Impotensi

Setiap pasangan dalam kehidupan rumah tangga pastinya ingin semua perjalanan tersebut berjalan baik tanpa ada berbagai kendala atau gangguan.

Meski demikian, kehidupan tidak akan pernah ada yang mulus-mulus saja.

Berbagai gangguan dan masalah pastinya akan selalu muncul termasuk masalah dalam kehidupan seksualnya.

Masalah seksual menjadi sebuah permasalahan yang bisa mengganggu kehidupan berumah tangga karena seringkali masalah seksual yang muncul membuat keharmonisan hubungan pasangan suami istri menjadi terganggu.

Salah satu masalah seksual yang cukup mengganggu keharmonisan hubungan sebuah pasangan yang telah menikah adalah munculnya masalah impotensi atau yang juga dikenal dengan disfungsi ereksi.

Secara sederhana, impotensi bisa diartikan sebagai kondisi ketidakmampuan untuk mendapatkan ereksi penis secara sempurna untuk menunjang aktivitas seksual.

Meskipun kenikmatan dalam aktivitas seksual tidak harus melulu tentang penetrasi, tentu saja pria dengan masalah ereksi penis akan cukup mengganggu aktivitas seksual tersebut.

Adanya masalah impotensi pada pria, hal ini tak hanya bisa memberikan ketidakpuasan bagi wanita yang menjadi pasangannya tetapi juga bisa menimbulkan dampak psikologis pada pria tersebut.

Ketika masalah ini tidak segera menemukan sebuah penanganan yang tepat, ini bisa memicu permasalahan yang semakin besar.

Bahkan, tak sedikit pasangan suami istri yang akhirnya memutuskan untuk berpisah akibat adanya masalah impotensi tersebut.

Dan, semua pria memiliki peluang untuk mengalami impotensi baik yang muda ataupun tua.

Penyebab munculnya masalah impotensi pun sangat beragam mulai dari masalah fisik ataupun psikis.

Untuk menemukan penanganan yang tepat, tentu saja, langkah penting yang harus dilakukan adalah dengan mengetahui apa yang menjadi penyebab utama dari munculnya masalah tersebut.

Selain itu, para pria hendaknya juga memahami apa yang menjadi tanda serta gejala impotensi sejak dini sehingga mereka bisa mendapatkan penanganan secepatnya untuk mengatasi masalah tersebut.

Tentu saja, tak ada pria yang ingin mengalami masalah impotensi dalam kehidupannya baik yang disebabkan masalah fisik ataupun psikis.

Namun demikian, sebagian pria tidak memahami bahwa ternyata mereka memiliki tanda ataupun gejala impotensi dalam tahap awal.

Bila hal ini tidak segera disadari, keterlambatan penanganan pastinya akan lebih sulit dalam proses penyembuhannya.

Untuk itu, Anda sebaiknya lebih mewaspadai beberapa gejala impotensi yang mungkin saja terjadi pada Anda seperti berikut ini:

  1. Kesulitan mendapatkan ereksi baik pada saat sendiri ataupun ketika sedang melakukan aktivitas seksual bersama pasangan.
  2. Kesulitan untuk menjaga kestabilan dan mempertahankan ereksi selama aktivitas seksual.
  3. Berkurangnya hasrat untuk melakukan aktivitas seksual bersama pasangan.

Bila Anda menemukan satu ataupun lebih dari gejala impotensi tersebut, Anda sebaiknya lebih waspada.

Namun demikian, hal ini bukan berarti Anda harus dirundung kecemasan dan ketakutan yang berlarut-larut.

Kondisi tersebut bisa dijadikan tanda adanya gejala impotensi bila berlangsung selama setidaknya tiga bulan berturut-turut.

Namun, hal ini juga sangat bergantung pada frekuensi aktivitas seksual yang Anda lakukan apakah Anda termasuk orang yang aktif dalam melakukan aktivitas seksual ataupun jarang.

Meskipun tidak semua gejala impotensi bisa memastikan bahwa Anda mengalami impotensi, tak ada salahnya bila Anda berkonsultasi dengan dokter untuk mengevaluasi kesehatan Anda sebelum terlambat.

Dalam hal ini, dokter mungkin akan melakukan sejumlah pemeriksaan mulai tes laboratorium, cek darah, ataupun hal-hal lainnya yang berkaitan dengan analisisnya.

Dengan melakukan pemeriksaan, Anda pastinya akan semakin memahami apa yang terjadi dengan tubuh Anda karena mungkin saja masalah yang menunjukkan tanda impotensi tersebut disebabkan faktor psikis ataupun fisik yang membutuhkan penanganan lebih.

Dan, ketika ditemukan adanya beberapa tanda impotensi, penanganan yang diberikan pun tak harus dalam bentuk obat-obatan kimia, tetapi juga bisa melalui pengobatan alternatif dengan menggunakan terapi-terapi khusus ataupun pengobatan herbal yang diyakini lebih aman.